Tema 9

Allah Maha Mengetahui dan Maha Mendengar

Allah Maha Mengetahui dan Maha Mendengar

1. Tujuan Pembelajaran:

  • Peserta didik dapat memahami makna asmaul husna al 'alim (Allah Maha Mengetahui)

  • Peserta didik dapat memahami makna asmaul husna as sami'(Allah Maha Mendengar)

2. Materi Pembelajaran:

A. ALLAH MAHA MENGETAHUI (AL 'ALIM)

Al-‘Alim artinya Allah Maha Mengetahui Allah Subhanahu wata’ala mengetahui segala sesuatu. Allah Subhanahu wata’ala mengetahui yang telah diciptakan-Nya. Allah Subhanahu wata’ala mengetahui ucapan dan perbuatan manusia. Allah Subhanahu wata’ala mengetahui setiap gerakan yang ada di darat, laut dan udara. Allah Subhanahu wata’ala mengetahui semua yang telah terjadi dan akan terjadi. Tidak ada seorang pun yang dapat bersembunyi, di mana pun ia berada, Allah Subhanahu wata’ala tetap akan mengetahuinya. Allah Subhanahu wata’ala berfirman dalamal-Qur’an.

Artinya: “Dia (Muhammad) berkata, “Tuhanku mengetahui semua perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui!” (Q.S. al-Anbiya/21:4).

Jika kita mengakui bahwa Allah Subhanahu wata’ala Maha Mengetahui, maka yang harus kita lakukan adalah:

  1. Selalu berusaha menghindarkan diri dari perbuatan yang jelek.

  2. Selalu berperilaku terpuji.

  3. Selalu menghindarkan diri dari pikiran-pikiran yang kotor.

  4. Selalu menghindarkan diri dari niat-niat yang tidak baik di dalam hati.

B. ALLAH MAHA MENDENGAR (AS SAMI')

As-Sami’ artinya Allah Maha Mendengar. Allah Subhanahu wata’ala selalu mendengar bisikan hamba-Nya yang memohon dan berdoa kepada-Nya. Allah Subhanahu wata’ala selalu mendengar bisikan hati orang-orang yang bersujud dan bersyukur kepada-Nya. Allah Subhanahu wata’ala selalu memberikan limpahan kasih sayang dan pahala kepada orang-orang yang memohon kepada-Nya. Allah Subhanahu wata’ala selalu mendengar segala bisikan dan ucapan manusia, walaupun bisikan itu dirahasiakan. Allah Subhanahu wata’ala pasti mendengar hamba-Nya yang berdoa dan memohon kepada-Nya. Allah Subhanahu wata’ala berfirman dalam al-Qur’an.

Artinya: “Allah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". (Q.S. an-Nisa/4:148)

Jika kita mengakui Allah Subhanahu wata’ala itu Maha Mendengar, maka yang harus kita lakukan:

  1. Selalu berhati-hati berbicara.

  2. Selalu mendengarkan hal-hal yang baik.

  3. Selalu mendengarkan ayat-ayat Allah Subhanahu wata’ala

  4. Selalu menghindarkan diri dari ucapan-ucapan yang tidak baik.