Tema 4

BERSIH ITU SEHAT

  1. Bersih dan Suci

Pai4 KD 3.14 #1 Bersih dan Suci.mp4

Bersih artinya bebas dari kotoran. Suci artinya bebas dari najis. Najis adalah yang menjadikan terhalangnya seseorang untuk beribadah kepada Allah, seperti terkena jilatan anjing, darah, kotoran/tinja, dan air seni/urin.

Najis pasti kotor. Kotor belum tentu najis, misalnya: terkena tanah, tinta, cat, dan ludah. Bersih atau suci dibagi menjadi dua, yaitu bersih dari hadas dan bersih dari najis. Hadas ada dua, yaitu hadas besar dan hadas kecil. Contoh hadas besar, seperti mimpi basah bagi laki-laki dan haid bagi perempuan. Cara menghilangkan hadas besar adalah dengan mandi atau tayammum jika tidak ada air. Hadas kecil (buang air seni, buang air besar, buang angin) menyebabkan batal wudhu. Menghilangkannya dengan cara dicuci dengan air bersih, kemudian melakukan wudhu.

Mengenal Hadas Kecil dan Hadas Besar

  • Hadas besar: Mimpi basah bagi laki-laki dan haid bagi perempuan. Cara menghilangkan hadas besar dengan mandi atau tayamum, jika tidak ada air.

  • Hadas kecil: Buang air (air seni, tinja) dan buang angin, menyebabkan batal wudhu. Cara menghilangkannya dicuci dengan air bersih, lalu melakukan wudhu.

Jika kita akan shalat, badan, pakaian, dan tempat harus bersih dari kotoran dan najis:

  1. Badan (badan orang yang shalat)

  2. Pakaian (pakaian yang dipakai)

  3. Tempat (seluas sajadah)

Bersih badan, pakaian, dan tempat tidak hanya ketika melaksanakan shalat(lihat gambar). Akan tetapi, harus diartikan ke seluruh kehidupan. Di luar shalatpun badan kita harus bersih. Bersih pakaian artinya segala sesuatu yang dipakai, seperti baju, celana, peci/topi, tas, sepatu, sepeda, bangku, meja, lemari, rumah, dan lain-lain. Bersih tempat, seperti ruang tamu, ruang dapur, tempat tidur, tempat makan, tempat belajar, ruang kelas, tempat bemain, halaman, gudang, dapur, WC/kamar mandi, dan lain-lain.

Cara Membersihkan Najis

Membersihkan najis (darah, air seni dan tinja) harus menggunakan air mutlak, misalnya air sumur, air hujan. Caranya, air yang datang (dikucurkan) ke benda bernajis, bukan najis yang datang ke air. Cebok (membersihkan kotoran, seperti tinja) atau istinja’adalah salah satu cara membersihkan najis yang sering kita lakukan. Cebok harus dilakukan setelah buang air kecil atau buang air besar. Cebok dapat menggunakan air, tisu, batu ataupun benda kesat lainnya. Bila cebok menggunakan air, maka tangan kanan menyiram kubul/dubur, sedangkan tangan kiri mengusapnya hingga bersih.

Doa Masuk Kamar Mandi:

اَللّٰهُمَّ اِنِّيْ اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَآئِثِ

ALLOOHUMMA INNII A’UUDZUBIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITSI

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan dan kotoran

Doa Keluar Kamar Mandi:

غُفْرَانَكَ الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَذْهَبَ عَنّى اْلاَذَى وَعَافَانِىْ

GHUFROONAKAL HAMDU LILLAAHIL LADZII ADZHABA ‘ANNIL ADZAA WA ‘AAFAANII

Artinya: “Dengan mengharap ampunanMu, segala puji milik Allah yang telah menghilangkan kotoran dari badanku dan yang telah menyejahterakan”

2. Praktik Wudhu

Pai4 KD 3.14 #2 Praktik Wudhu.mp4

Wudhu adalah ibadah yang sangat penting. Kalau melakukan wudhukita tidak benar, maka shalatnya tidak sah. Mari kita pelajari kembali tentang membasuh anggota wudhu yang benar !

  1. Dianjurkan membasuh dua tangan hingga pergelangan tangan.

  2. Dianjurkan berkumur-kumur dengan sempurna.

  3. Dianjurkan membasuh rongga hidung dengan cara menghirup air.

  4. Diwajibkan membasuh muka dengan sempurna. Batas muka/wajah adalah ujung dagu sebelah bawah dan tempat tumbuh rambut di atas kening sebelah atas. Batas sebelah kiri-kanan yaitu pangkal telinga.

  5. Diwajibkan membasuh dua tangan, dari ujung jari tangan hingga siku. Lebihkan basuhan dari batasnya agar sempurna.

  6. Diwajibkan menyapu/mengusap kepala (sebagian/seluruh).

  7. Dianjurkan mengusap dua daun teling bagian luar dan dalam.

  8. Diwajibkan membasuh dua kaki, dari ujung/telapak kaki hingga mata kaki.

3. Praktik Tayamum

Pai4 KD 3.14 #3 Praktik Tayamum.mp4

Tayamum merupakan keringanan yang Allah berikan bagi orang yang kesulitan mendapatkan air atau bagi orang yang tidak diperkenankan menggunakan air karena sakit. Tayamum dilakukan sebagai pengganti dari wudhu atau mandi wajib. Tayamum diperbolehkan apabila:

  1. Tidak ada air; sudah berusaha mencari air, tetapi tidak mendapatkannya sedang waktu shalatsudah masuk.

  2. Sedang sakit; apabila terkena air bagian anggota wudhu-nya akan bertambah sakitnya menurut keterangan dokter.

  3. Dalam perjalanan/musafirdan sangat sulit mendapatkan air.

Bagaimana Cara Melakukan Tayamum?

Pertama: Berniat tayamum untuk melakukan shalat fardhu.

Kedua : Mengusap muka dengan debu yang bersih. Letakkan dua tangan pada debu dan usapkan ke wajah.

Ketiga : Mengusap dua tangan sampai siku dengan debu yang bersih.