Tema 9

MARI BELAJAR MAKNA SALAT

MARI BELAJAR MAKNA SALAT

1. TUJUAN PEMBELAJARAN

  • Peserta didik mampu memahami makna salat

  • Peserta didik mampu memahami keutamaan ibadah salat

  • Peserta didik mampu memahami makna bacaan salat

  • Peserta didik mampu memahami perilaku yang mencerminkan pemahaman makna salat

  • Peserta didik mampu mempraktikkan salat di rumah dan di masjid

2. MATERI PEMBELAJARAN

A. Makna Ibadah Salat

B. Keutamaan Ibadah Salat

C. Makna Bacaan Salat

D. Perilaku Mencerminkan Pemahaman Makna Salat

E. Pengalaman Salat di Rumah dan di Masjid

A. Makna Ibadah Salat

Menurut bahasa salat artinya doa, sedangkan dalam istilah syariat, salat ialah ibadah yang terdiri atas beberapa bacaan dan gerakan, dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

Salat adalah jalinan hubungan kita dengan Allah Maha Pencipta yang harus disertai dengan ketulusan dan penghormatan kepada-Nya. Salat juga bentuk syukur atas nikmat yang berlimpah. Saat salat itulah waktu yang paling dekat dengan-Nya. Oleh karena itu, salat harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, penuh penghayatan dan khusyuk.

Salat itu tiang agama. orang yang mendirikan salat berarti ia telah menegakkan agama dan sebaliknya siapa yang meninggalkan salat berarti ia merobohkan agamanya. Pasti kalian tidak ingin menjadi orang yang merobohkan agama, maka harus rajin salat dan jangan bolong-bolong!

Mengapa kita harus salat?

Salat itu diwajibkan bagi setiap muslim yang sudah akil balig. Perintah salat Allah tegaskan dalam Al-Qur’an.

Terjemahnya: “Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk.” (Q.S. al-Baqarah/2:43)

Sejak usia dini anak-anak harus rajin salat sebagaimana hadis Rasulullah Saw:

Artinya : “Perintahkanlah anak-anak kamu agar melaksanakan salat ketika mereka berusia tujuh tahun. Pukullah mereka ketika mereka berumur sepuluh tahun. Pisahkan tempat tidur mereka.” (H.R. Abu Daud dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya)

Salat ternyata tidak hanya menjadi ibadah utama bagi seorang muslim, tetapi gerakan-gerakannya paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Setiap gerakan memiliki manfaat masing-masing mulai mengangkat tangan ketika takbir sampai menoleh waktu salam. Bahkan dari sudut pandang medis, salat adalah gudang obat berbagai penyakit.

Manusia mempunyai jasmani dan juga rohani. Senang, susah dan gelisah terasa oleh rohani. Sedang lapar, haus, dan sakit terasa oleh jasmani. Kita bisa kenyang tetapi pada saat yang sama kita juga bisa sedih dan susah. Sebaliknya, kita bisa lapar, tetapi kita senang. Kita merasa tidak perlu makan kalau kita sedang senang bermain. Itu semua membuktikan bahwa kita sebagai manusia memiliki rohani dan jasmani.

Rohani dan jasmani itu memiliki kebutuhan agar ia dapat sehat. Keduanya membutuhkan makanan dan minuman yang sesuai. Jasmani kita makan nasi, minum, dan sebagainya. Makan kita lakukan setiap hari tiga kali. Kalau kita tidak makan dan minum, kita menjadi lemas bahkan sakit. Rohani kita pun demikian, ia memerlukan juga makanan, antara lain salat. Itu kita lakukan lima kali sehari. Kalau tidak, rohani kita menjadi lemah, kita menjadi penakut, gelisah, gampang sedih dan putus asa.

Saat salat kita menghadap Allah dan mengingat-Nya. Mengingat Allah Swt. yang kita yakini Mahakuasa, Mahakaya, dan Mahakuat, membuat kita merasa bersama-Nya sehingga kita memperoleh kekuatan dari-Nya. Itu sebabnya kita diwajibkan salat lima kali sehari semalam.

B. Keutamaan Salat

1. Keutamaan Salat

Terjemahnya: “Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. al Ankabut/29:45)

Tahukah kalian, salat memiliki beberapa keutamaan? Beberapa keutamaan salat adalah sebagai berikut.

  1. Salat adalah tiang agama.

  2. Perintah salat disampaikan langsung oleh Allah kepada Nabi Muhammad saw. pada isra' mi'raj.

  3. Salat merupakan amal perbuatan yang pertama kali akan ditanya pada hari kiamat.

  4. Salat tepat waktu termasuk amal yang paling disukai oleh Allah.

  5. Salat dapat menghapuskan kesalahan dan menghilangkan keburukan.

  6. Salat dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.

  7. Orang yang khusyuk salatnya akan memasuki surga Firdaus.

  8. Salat adalah sarana untuk mendapatkan pertolongan Allah.

2. Akibat Lalai terhadap Salat

Dalam surah al-Ma’un ayat 4 dan 5 Allah mengecam orang yang lalai terhadap salatnya. Perhatikan ayat berikut!

Terjemahnya: “Maka celakalah orang yang salat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya.”

Anak-Anak, agar kalian tidak termasuk orang yang lalai terhadap salat, bersungguh-sungguhlah dalam salat dengan cara:

1. Memenuhi ketentuan salat,

2. Salat di awal waktu,

3. Dilihat orang atau tidak tetap mengerjakan salat,

4. Berusaha khusyuk dan merenungi makna bacaannya.

C. Makna Bacaan Salat

1. Takbiratul Ihram

2. Doa Iftitah

atau

3. Surah Al Fatihah

4. Doa Rukuk

5. Doa Iktidal

6. Doa Sujud

7. Doa Duduk Diantara Dua Sujud

8. Doa Tahiyat

9. Salam

D. Perilaku Mencerminkan Pemahaman Makna Salat

1. Senang Hidup Bersih

Sebelum salat kita diwajibkan dalam keadaan suci dari hadas dan najis. Dalam keadaan suci tubuh kita dalam keadaan bersih.

2. Disiplin Waktu

Bila terdengar suara azan segeralah berwudu untuk melaksanakan salat, karena salat di awal waktu termasuk ibadah yang sangat dicintai Allah. Kebiasaan salat awal waktu akan membentuk pribadi yang disiplin dan menghargai waktu untuk diisi dengan amal kebaikan.

3. Patuh Kepada Pemimpin

Anak-Anakku! Perhatikanlah ketika imam salat memberi perintah kepada makmum untuk meluruskan dan merapatkan saf (barisan), serentak jemaah langsung mematuhi perintahnya. Demikian pula ketika berlangsung salat jemaah setiap gerakan imam diikuti dengan tertib oleh makmum.

4. Rendah Hati

Wahai Anak-Anak! Gerakan sujud ditandai dengan menyentuhnya bagian tubuh yang paling tinggi berupa wajah ke tempat yang paling rendah, yakni tempat salat. Ini memberi pelajaran bahwa tidak ada manusia yang sungguh-sunguh tinggi kedudukannya, semua harus bersimpuh sujud kepada yang Maha Tinggi. Apabila kesadaran ini berada dalam setiap muslim, ia akan mempunyai sikap rendah hati dalam pergaulan dengan siapa saja. Kita tidak merasa paling benar, tidak merasa paling pandai, dan tidak merasa paling baik.

5. Hidup Damai

Anak-Anak, tahu kan? Salat itu ditutup dengan salam yang bermakna selamat atau damai. Bacaan salam berisi doa keselamatan, rahmat dan keberkahan hidup. Ini mengajarkan kepada setiap muslim untuk menyebarkan hidup damai di tengah-tengah masyarakat.

E. Pengalaman Salat di Rumah dan di Masjid

1. Salat di Rumah

Salat berjemaah bersama keluarga memiliki manfaat yang akan diperoleh oleh anggota keluarga, misalnya semakin kuatnya hubungan keluarga, saling mengingatkan apabila ada kesalahan, dan menambah kasih sayang diantara anggota keluarga.

2. Salat di Masjid

Masjid adalah pusat kegiatan umat Islam. Apabila masjid ramai dengan kegiatan ibadah berarti agama Islam hidup di tempat itu. Oleh karena itu, sejak sekarang anak-anak harus mulai melakukan salat di masjid dengan senang hati. Mengapa? Karena banyak sekali manfaatnya, antara lain sebagai berikut.

  1. Dengan salat berjamaah di masjid syiar agama Islam akan makin terlihat.

  2. Persaudaraan di antara umat Islam makin kuat.

  3. Persatuan kaum muslimin akan lebih kokoh.

  4. Saling menghargai di antara sesama kaum muslimin. Walaupun ada perbedaan, kaum muslim tetap rukun dan damai, tidak saling menyalahkan.

  5. Orang yang mengikuti salat berjamaah mendapatkan pahala dua puluh tujuh kali lipat dibanding salat sendirian.

Selain itu pasti banyak hikmah yang kalian peroleh dari salat berjamaah di masjid.